Latepost banget sih sebenernya karena mau coba ngebahas tentang kompetisi lama. "Nggak menang juga! ngapain sih dibahas segala?", iya siih. Tapi kalau ngga dibahas, ngisi konten apa doong di blog?? Kebetulan punya secuil cerita soal kompetisi satu ini. Mungkin kompetisi lain yang pernah diikutin juga akan dibahas. Diobrak abrik aja dah. Biasanya kan yang bedah karya rata-rata pemenang kompetisi yak, ini mah yang kalah juga mau dong *wakakaka. OK FOKUS!
Sudah beberapa kali saya coba merubah tampilan blog, namun belum ada yang benar-benar sreg dihati. Akhirnya saya coba mencari tampilan yang paling sederhana. Basically lebih simpel dan banyak warna putih. Problem yang dihadapi pada tampilan blog yang sebelumnya saya customisasi sendiri adalah loading page yang cukup lama, akibat dari banyaknya widget, coding dan gambar. Itu sangat menyebalkan pada saat internet lambat. Maka saya coba mencari beberapa template di internet yang mungkin dapat saya gunakan.
Berkembangnya era digital kini membuat youtube lebih digemari ketimbang menonton televisi. Begitupula yang terjadi dengan saya dan keluarga. Meski memiliki TV yang besar diruang keluarga, dilengkapi dengan TV Kabel, tidak membuat kami menyenangi menonton TV. Budaya menonton TV nampaknya perlahan mulai kami tinggalkan. Entah bagaimana keluarga lain. Sesekali TV dinyalakan untuk menonton berita, menunggu adzan maghrib saat berpuasa, dan channel kuliner atau memasak dikala jenuh.
![]() |
| macet! stress! |
Dalam dunia arsitektur, marmer merupakan salah satu bahan alam yang cukup sering digunakan dalam berbagai keperluan finishing. Mungkin diantara kalian yang muslim cukup sering menjumpai penggunaan marmer di masjid. Baik sebagai finishing lantai, atapun dinding. Kebetulan karena salah satua proyek yang saya kerjakan akan menggunakan batu alam sebagai material finishingnya, maka saya dapat kesempatan untuk mengunjungi pabrik marmer Citatah di daerah tambun.
Kembali ke ibukota membawa kebiasaan berkendara baru bagi saya. Setelah lama berada di Semarang, kesan bahwa lingkungan Jabodetabek yang terasa sesak begitu menampar saya. Awalnya berkendara menggunakan kendaraan pribadi saya lakoni hingga 6 bulan lebih saya bekerja. Pulang pergi dari Bekasi menuju Jakarta. Tidak jauh memang, dibandingkan dengan Depok ataupun Bogor. Lambat laun saya mencoba beralih ke beberapa pilihan transportasi umum. Lokasi kantor saya yang terbilang cukup strategis, menjadikan saya untuk memilih transportasi kereta. Saya hanya perlu berjalan kaki 10 hingga 15 menit dari stasiun Cikini. Jalan yang saya lalui pun tidak melewati jalan protokol besar, sehingga cukup nyaman untuk pejalan kaki.
Bukan barang baru, sudah ada sejak lama namun topik ini kembali menjadi perbincangan hangat diberbagai media. Topik yang mengerikan sekaligus memprihatinkan. Seolah kita tidak ingin tahu dan tidak mau tahu, namun kita harus tahu dan menyadari akan penting dan bahayanya perilaku LGBT. Alhamdulilah saya masih diberi kenikmatan dan bisa bersyukur atas kodrat yang diberikan kepada saya, sehingga masih berorientasi normal. Tulisan ini saya buat semata-mata hanya untuk menuliskan keresahan saya akan hadirnya sebuah "ancaman" nyata bagi kita semua. Saya ingin membagikan pesan, agar adik-adik kita yang masih muda tidak terjerumus. Penyakit ini seperti narkoba, harus diperangi! Sebelum saya menjadi jahat untuk berkomentar dan menjudge, ada baiknya kita sama-sama meluruskan persepsi dan definisi tentang apa itu LGBT.
Banyak kalangan yang menganggap bahwa film yang bagus sangat layak ditonton ditempat yang bagus. Sebagian lainnya beranggapan bahwa tempat tidak begitu penting, asal bisa nonton sudah syukur. Sisanya beranggapan, tidak menonton juga tak apa, nanti bisa
Hey, lama tak menulis. Apa kabar? semoga blog tua ini tetap sehat dan produktif. Duh banyak deh yang mau diceritakan. Rasanya setiap detik perjalanan hidup pengen ditulis, every moment. Gak penting sih emang, tapi seru aja kalau sudah lebih tua dan punya catatan akan kehidupan kita dimasa muda. Sebenernya judul jelajah kepulauan Seribu memang agak lebay. Nyatanya saya cuma mengunjungi Pulau harapan dan beberapa pulau kecil yang saya ngga inget sama sekali namanya hehehe. Semoga ceritaku bisa membantu sedikit kalau diantara kamu ada yang mau main kesana.






