| Junior divisi 2 Airmas, edisi ke Kokas |
Gawat! Domain fahryadam.com yang biasa terpampang di blog ini terpaksa hilang. Domain tersebut bukanlah domain gratisan, melainkan berbayar. Sayangnya gue lupa memperpanjang, lebih tepatnya, pihak jasa ke-3 yang memberi bantuan tidak mengingatkan! alhasil domain gue kena masa redemption selama 60-75 hari kedepan. Selama masa itu, kita tidak dapat memperpanjang domain kita dengan harga normal, melainkan 10x lipat. Jadi buat yang ada rencana pasang domain, jangan sampe kelupaan deh. Soalnya masa langganannya tuh setahun, jadi lupa gitu. Sekarang gue bakal berkutat di blogger lagi untuk 2 sampai 3 bulan ke depan. Enjoy!
Kehidupan dapat dianalogikan sebagai sebuah buku. Bayangkan ketika semua manusia memegang buku kehidupannya masing-masing. Setiap orang terlahir dengan buku kosong yang akan ia tulis sendiri. Ada yang tebal, dan ada yang tipis. Bukan menandakan umur seseorang, melainkan pengalaman yang ia torehkan dalam tiap lembaran buku tersebut. Anggap saja sebuah binder note yang isinya dapat kita tambah sewaktu-waktu. Semakin banyak momen dan detail, semakin tebal pula buku kehidupannya.
Penikmat musik sejati, terutama bagi kalangan yang tak sungkan merogoh kocek lebih dalam untuk memenuhi kepuasan bermusik tentu tidak asing dengan brand Audio Technica. Salah satu pemain lama di bidang instrumen musik asal jepang. Baru-baru ini terselenggara sebuah pameran Indocomtech di Senayan, secara sengaja saya mencoba meluangkan waktu untuk melihat-lihat dan membandingkan beberapa brand audio. Ada merk lain yang tak kalah tenar seperti Sennheiser, Bose, AKG, Marshall, Phillips hingga Sony yang memamerkan produknya kali ini.
Udah lama banget gue gak ngepost disini, maklum yee sekarang uda sibuk kerja (baca:sibuk bangeet). Sibuknya gue sekarang memang belum sekelas eksekutif yang mondar-mandir meeting di hotel mewah dengan fasilitas kelas atas. Gue hanya buruh gambar. Setiap hari yang gue lakukan adalah berada di depan komputer untuk mencari ribuan alternatif desain untuk diajukan. Dan setiap hari jum'at gue meluncur ke lapangan, untuk berpanas-panas ria sambil meeting ditemani sepiring snack lontong dan aqua gelas.
Menjadi seorang arsitek tentunya sudah merupakan impian dari para mahasiswa teknik arsitektur pada umumnya. Namun faktanya memang benar bahwa tidak semua mahasiswa arsitektur yang baru lulus akan mengambil jalur untuk menjadi seorang arsitek. Perjuangan dan waktu yang harus ditempuh agar dapat menjadi arsitek profesional memang tidak mudah. Profesi ini sendiri banyak dikait-kaitkan dengan beberapa kategori industri seperti konsultan, developer dan kontraktor. Ada pula mahasiswa yang mengambil jalur bersebrangan, seperti masuk ke pertambangan, atau bahkan dunia perbankan. Semua pilihan sah-sah saja, karena sumber rejeki memang banyak sekali jalannya.
hmm mulai dari mana ya gue nulis ini hehe. kesannya kayak mau nulis surat cinta buat pak SBY hehe, sebenernya sih gue cuma mau ngungkapin rasa terima kasih gue buat beliau. atas semua kerja kerasnya, atas semua jerih payah tenaga dan pemikirannya selama sepuluh tahun menjabat sebagai presiden. gue yakin banyak yang pro dan kontra dengan kebijakan yang diambil oleh beliau, namun yang gue yakini adalah beliau pasti berusaha mengambil keputusan terbaik buat semua pihak.
![]() |
| saya dan teman-teman usai wisuda |
gileeee belom lulus galau kapan lulusnya! pas udah lulus galau dimana kerjanya haha. sebenernya poin utama galau usai lulus kuliah itu adalah dimana kita masih bingung, mau kemana tujuan arah kita. sebenernya galau tuh wajar ya, namanya juga kita belum ada pengalaman buat memulai dunia kerja. yaa jadi masih trial dan error. tapi mudah2an errornya gak kebangetan biar bisa jadi start yang baik buat meniti karir. gue disini sebagai lulusan arsitek juga bingung, kenapa ? yuk dengerin curhatan gue hiks..
uwyeah banget.. setelah sekian lama dari kelulusan gue, setelah melalang buana di dunia para fakir pencari kerja, akhirnya gue dipanggil sama Airmas Asri. it was so hard for me, soalnya gue uda pernah email dulu tapi ngga direspon. hingga akhirnya gue naro berkas langsung ke kantornya atas saran dari mbak bigga, senior gue angkatan 2008.
Hai sob! Setelah wisuda 11 agustus 2014 lalu, dan sejenak meninggalkan Semarang buat kembali ke Bekasi. Akhirnya tanggal 30 lalu gue pergi ke semarang. Bukan karena kangen sih hehe, tapi karena memang ada urusan administratif proses CPNS yang mesti gue ikutin. Nah berkasnya ada di Semarang. Gue sendiri bingung namun tetap optimis kalo legalisirnya ijazah dkk bisa tepat waktu.


