Bagi temen-temen yang udah biasa menjelajahi kaskus dan forum forum, pastinya tidak akan asing dengan istilah spoiler. trus yang belom tau gimana ? spoiler apaan sih ? spoiler itu semacam apa yaa, yaa pokoknya gitu deh hahaha, mending liat aja contoh spoiler dibawah ini.
Akhir akhir ini gw jadi suka banget membaca. iya membaca.. SERIUUSSSS ! Yaa mungkin bacaan yang gw suka tergolong ringan. Bukan bacaan yang berat-berat kayak buku pelajaran atau kamus (yekali baca kamus).. tapi seengganya gw jadi lebih suka membaca.. bacaan gw rata-rata bersumber dari kaskus. Ada yang berupa artikel, gosip, bahkan sampai true story atau fiksi. cerita cerita disana tuh seru banget menurut gw.
hei, ketemu lagi ya sama gw di sini :) udah beberapa lama terhenti untuk menulis, soalnya ada aktivitas baru selama liburan dirumah. Kali ini gw mau cerita tentang hari yang menyebalkan ini. Ya bisa lo liat judul gw kali ini, gw bener bener kecewa pada intinya.
Perasaan dag-dig-dug, bukan sedang jatuh cinta akan sesuatu, namun karena cemas, bingung, bimbang. Perasaan itu yang gw rasain setelah moment itu..! gw kecewa, kesel, marah, tapi gw pendem !! gw marah marah dalam hati, sambil menggerutu..
eits, tapi tunggu dulu, sebelum cerita itu, tentu ada flashback beberapa jam sebelumnya..
Ceritanya begini...
Barusan saya coba membuat sketsa dari foto yang diambil oleh teman saya, Yuushina (biasa dipanggil uce). Lokasi dari foto tersebut berada di kawasan Tugu Muda, Semarang. Gambar diambil dari sudut pandang dekat lampu merah. Yauda gausa kebanyakan basa basi deh, langsung aja.
Sembari mengisi waktu luang, aslinya sih karena lagi bosan, saya pun meluangkan waktu untuk menggambar. Setelah puas bermain dengan photoshop untuk mengedit foto foto, dan jadilah foto seperti yang ada di kanan layar anda hehe. Foto tersebut agar tampilan blog jadi lebih keren. Setelah itu barulah saya menggambar.
Baru baru ini saya dengan kreatifnya melakukan aktivitas iseng. Niatnya adalah membuat model maket kecil hasil rancangan saya. Namun tidak mudah ! dengan usaha dan pengorbanan tetep aja susah bikinnya. Yang ada bukannya kelar, tapi malah menghasilkan korban yang nyata !
Malam malam begini dikosan, kondisi perut sudah berkicau. Mana kalau jajan diluar, yang deket udah pada tutup. Ada juga palingan Indomart yang buka 24 jam. Kenapa ngga keluarin motor buat beli makanan ?
Kebiasaan dirumah berbeda dengan kebiasaan di kos. Seperti yang kita tahu, mahasiswa rata-rata adalah makhluk perantauan. Malah ada yang bilang, "kalo belom merantau, belom ngerasain 'rasa' mahasiswa" haha. Kebiasaan dirumah yang kalau makanan sudah disediakan dimeja dan tinggal ambil, tidak dapat dirasakan dikos. Mau makan ? ya cari dong ! haha.
Kalau ditanya gamenya bagus atau ngga, jawabannya LUAR BIASA ! hahaha. Ini game saya akui bagus banget, disisi grafik, storyline, dan juga gameplay. Nah untuk kali ini saya ingin review sedikit tentang Game PC tersebut.
Selama saya kuliah di Arsitektur, saya dituntut untuk bisa menggambar. Iya dong pastinya, masa anak arsitek gak bisa gambar. Tapi faktanya, memang anak arsitek mungkin bisa menggambar, tapi beda hasil gambarnya dengan pelukis atau seniman lain. Intinya sih setiap profesi punya keunikan masing masing.
Disini saya mau sedikit berbagi sketsa yang sudah saya buat. Sebenarnya ada banyak, tapi yang menggunakan tinta hanya beberapa. Awalnya saya ragu untuk menggunakan tinta, yaa sekedar memakai pensil. Itu pun masih sangat awam, belum ahli seperti para jagoan sketsa. Pensil yang digunakan pun baru sekedar kombinasi 2B dan HB. Akhirnya beberapa lama kemudian, memberanikan diri menggunakan tinta (drawing pen). Belum tahu drawing pen ? Itu sejenis pena yang mirip sama boxy. Beda sama tinta pulpen tepatnya. Drawing pen sendiri terbagi menjadi beberapa ukuran. Saya ngga hapal sih hehe, tapi biasanya saya pakai ukuran 0.1 saja.
kedua sketsa tersebut saya ambil menggunakan hape e71 dari sketchbook A4 milik saya. Lokasi tempatnya sendiri adalah di kawasan Kota Lama Semarang.
Kalau gambar yang disebelah ini, adalah kampung pecinaan yang saya modif hehe. Sebetulnya saya belum pernah ke kampung itu, namun melihat dari foto milik teman, saya jadi penasaran ingin menggambarnya. Lalu karena jenuh, jadi mencoba merubah menjadi lebih unik hhe.
Pada dasarnya, gambar gambar tersebut saya awali dengan menggunakan pensil tanpa penghapus. Kemudian setelah terbentuk wujud dan outline keseluruhan, baru saya tiban dengan tinta drawing pen. Setelah itu barulah saya mencoba menambahkan render pada gambar. Bisa dibilang masih sangat kasar dan perlu belajar banyak. Saya terkadang agak kesulitan dalam melihat bagian yang detail, karena saya butuh bantuan kacamata minus.
Gambar ini bisa dibilang sudah tidak tahu dimana keberadaannya, karena gambar ini merupakan tugas. Berbeda dengan gambar yang sebelumnya, yang hanya iseng belaka. Sebenarnya masih banyak gambar tugas lainnya, namun lupa saya abadikan haha. Walaupun jelek, tapi setidaknya bila diabadikan, bisa dilihat sampai sejauh mana perkembangan dari teknik gambar kita.

