Belum lama saya mereview produk lensa dari fuji, sekarang saya mau review lagi nih. Masih ada beberapa review lagi sih sebenernya, tapi karena lensa kit merupakan lensa yang cukup versatile untuk semua orang, maka akan saya coba ulas disini tentang lensa fuji XF18-55mm. Bagi sebagian orang mungkin akan bingung ya karena lensa ini focal lengthnya hanya terpaut sedikit sekali dengan saudara kitnya yakni 16-50mm seperti yang sudah saya review sebelumnya. Nah untuk bisa memilih mana yang kira-kira cocok sama budget dan kebutuhan kamu, yuk kita ulas bareng!
Halo! Tulisan ini akhirnya dibuat karena cukup banyak pertanyaan yang diajukan ke saya, "kak saya masih SMA, kira-kira ambil Sipil apa Arsitektur ya?", "kak bedanya Arsitek sama sipil apa?", "kak yakinin saya dong buat kuliah di Arsi..". Akhirnya untuk menampung pertanyaan itu, saya coba merangkumnya dalam tulisan kali ini, memilih jurusan Arsitektur atau Sipil. Apabila ada ketidak sesuaian pemahaman dapat silahkan komentar dibawah untuk diskusi bersama. Yuk mari kita mulai saja pembahasan tentang pilih kuliah arsitek atau sipil.
Halo! Pada kesempatan ini saya mau coba buat artikel lagi tentang fotografi, kebetulan lagi seneng-senengnya digeluti sambil beraktivitas, alias hobi. Setelah beberapa waktu lalu saya menulis mengenai review lensa kit XC50-230mm, sekarang saya mau mencoba mereview lensa XC16-50 OIS I. Kalau tidak salah pada tahun 2015-2016, lensa kit ini sudah mengalami pembaruan menjadi OIS II. Bundling OIS II dimulai dari XA2 pada saat itu. Nah sebagai lensa yang pastinya dimiliki hampir semua pengguna fuji entry level, yuk kita coba ulas mengenai lensa ini.
Beberapa waktu lalu, saya mendapatkan kesempatan untuk bisa mengunjungi bangunan pemerintah paling keren di Indonesia, yak Gedung dengan tempurung warna hijau yang sangat terkenal semenjak diduduki oleh mahasiswa demo pada belasan tahun silam. Kompleks Dewan Perwakilan Rakyat yang berada di Senayan, merupakan tempat kerja para pejabat yang mewakili rakyat. Mengapa saya bisa kemari? kebetulan judul tesis yang saya angkat mengambil studi kasus di DPR. Sehingga pada hari itu, bertepatan dengan libur kenaikan isa almasih, kami dapat mengunjungi lingkungan DPR dengan bebas. Meski demikian, tetap ada security yang berjaga, dan perjalanan kami didampingi oleh pegawai setempat seijin dari yang berwenang. Apakah orang biasa boleh masuk? saya kurang tahu ya, seharusnya sih bisa-bisa saja, namun terbatas aksesnya.
Tepat pada tanggal 8 April 2017 lalu, kota Bekasi kedatangan salah seorang tokoh terkenal yakni Dr Zakir Naik. Beliau adalah seorang dokter yang berasal dari India, yang saat ini sedang gencar dalam melakukan dakwah ke seluruh dunia. Salah satu sumber yang paling mudah untuk melihat aksinya yakni melalui video dakwah di youtube. Banyak yang berpendapat bahwa Dr Zakir Naik adalah tokoh dakwah yang dapat menjelaskan islam secara gamblang dengan penjelasan yang mudah dicerna oleh orang awam.
Halo kawan, berjumpa lagi di tulisan yang semoga ngga ada habisnya membahas mengenai dunia arsitektur, meskipun sudah tidak kuliah di arsitektur. Pada kesempatan kali ini, saya ingin coba membahas mengenai kaitan kuliah arsitektur dengan render 3D. Jika kamu belum tau seperti apa kuliah arsitektur, kamu bisa cek post saya sebelumnya di artikel ini. Nah kalau sudah dipahami, kita bisa mulai membahas mengenai hubungan keduanya.
Halo teman, pada tulisan kali ini saya ingin coba membagikan tipe-tipe pemain fotografi yang ada saat ini, berdasarkan diskusi bersama teman-teman fotografi di kaskus. Seperti yang kamu tahu, bahwa fotografi saat ini cukup diminati banyak orang, sayangnya banyak diantara mereka yang belum memahami niat mereka terjun di dunia fotografi. Hal ini juga menjadi penting jika kamu ingin terjun di fotografi agar dapat memilih investasi yang tepat untuk alat fotografi kamu.
Halo! Pada artikel kali ini saya akan coba menuliskan tutorial super singkat tentang bagaimana caranya membuat interior apartemen dengan menggunakan aplikasi sketchup. Software yang saya gunakan adalah versi 2015 lengkap denga vray for sketchup. Jadi kalau kamu belum punya atau ada perbedaan coba dicari dulu softwarenya ya. Nah pada tutorial singkat kali ini, yang saya bahas adalah interior dari sebuah unit apartemen. Agar prosesnya lebih singkat, saya menggunakan layout apartemen dengan tipe studio. Tips ini bisa kamu terapkan, baik yang masih mahasiswa arsitektur, mahasiswa interior, maupun yang sudah bekerja.
Widih bikin review lensa, berasa ngerti banget aja hahaha. Perlu di note ya sebelumnya, ini bukan review komprehensif yang lengkap buat dijadiin patokan, karena mungkin sebagian besar isinya subjektif saya. Tapi yang akan saya tulis disini lebih berdasarkan pada pengalaman saya menggunakan lensa ini setelah beberapa lama. Seperti judulnya, yang akan saya bahas adalah lensa Fuji XC50-230mm f/4.5-6.7 OIS II. Inget OIS II, bukan OIS I. kalau ditanya beda keduanya, saya belum pegang yang pertama seperti apa. Namun dari segi bentuk nampaknya ngga ada bedanya, meski di beberapa review ada yang bilang beda di karet fokusnya, saya belum bisa memastikan benar atau nggaknya. yuk langsung aja kita bahas. *semua foto disini saya kompres qualitynya 1 biar gak lebih dari 200kb. soalnya gak punya hosting*
Salah satu model alami yang dapat digunakan untuk memotret adalah kucing. Jika kamu tidak sedang bersama teman, atau tidak memiliki model untuk dipotret, hewan yang menggemaskan ini bisa menjadi alternatif model lho. Setidaknya, karena dia makhluk hidup yang bergerak, memotret kucing bisa menjadi tantang tersendiri untuk mengasah kemampuan kamu. Kebetulan saya memiliki seekor kucing jantan bernama ainun sebagai bahan latihan saya jika sedang tidak kemana-mana. Lantas apa saja sih hal-hal yang harus dipertimbangkan dalam memotret kucing? Saya akan coba menjelaskan berdasarkan pengalaman saya ya, meski belum profesional hehe.

